WARTAWAJO.NET- Pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kampanye campak dan rubella tingkat kabupaten Wajo tahun 2018 bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan kampanye imunisasi campak dan rubella adapun tujuan khususnya adalah mengetahui jumlah cakupan di wilayah masing-masing dan mengerti hambatan-hambatan apa yang menjadi masalah dalam pelaksanaan kampanye.
Jumlah peserta dalam acara ini adalah sebanyak 43 orang terdiri dari camat 14 orang, kepala Puskesmas 23 orang, kepala UPTD Disdik sebanyak 6 orang, adapun tempat kegiatan pelaksanaan acara ini aula Siamasei dinas kabupaten Wajo pada tanggal 29 November 2018, adapun proses yang akan dibahas di sana adalah pertemuan berlangsung selama 21 hari dan pembahasan materi tanya jawab serta diskusi.
Adapun harapan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Dr. Asri Idrus, M.Kes pada acara ini mengatakan pada hari ini dilakukan monitoring dan evaluasi hasil kegiatan pelaksanaan kampanye campak dan Rubella, Di Wajo ternyata bahwa kita masih di bawah target yang ditetapkan oleh pusat sehingga kita berada di urutan kelima , jadi dengan adanya monitoring dan evaluasi dari Bapak Sekda yang langsung memberikan sambutan pengarahan kita harapkan bahwa kedepannya sudah betul-betul ada dorongan dari aparat pemerintah daerah setempat untuk mensukseskan acara ini.
Adapun sambutan Bapak Sekretaris Daerah H. Amiruddin A, S.Sos.,M.M. mengatakan wajib kita semua pemerintah untuk mendukung terlaksananya kampanye agar Indonesia terhindar dari penyakit campak dan rubella kita harus mengantisipasi dengan upaya upaya dini.
Dan sangat menyambut baik acara pada hari ini di mana kegiatan pertemuan ini merupakan langkah positif dalam mencegah penyakit campak dan rubella, serta sedapat mungkin mengadvokasi masyarakat supaya masyarakat bisa melaksanakan kegiatan ini dan tak terlepas dari upaya daripada Dinas kesehatan sendiri, diharapkan partisipasi aktif untuk mengedukasi mengadvokasi kepada pihak terkait supaya bisa diterima baik masyarakat, orang tua siswa disertai keihlasan untuk mencegah penyakit campak dan rubella, karena ini termasuk penyakit berbahaya karena bisa menimbulkan kecacatan, tuli kelainan jantung juga bisa mengakibatkan kematian dan berdampak pada perkembangan anak yang menjadi penerus generasi kita.
Jadi upaya pencegahan lebih baik karena biayanya lebih murah dibanding mengobati, tugas kita sebagai pemerintahan hadir melindungi warga yang terkena campak dan rubela, di Kabupaten Wajo ada yang terjangkit jadi ada potensi yang bisa menular jadi harus ada tindakan pencegahan dan mengantisipasi secara dini, jadi kita harus kerja tuntas untuk mengakhiri memutus rantai penyebaran campak dan rubella, mendukung program imunisasi campak rubella untuk usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun.
Dan diharapkan kepada UPTD bahu-membahu mengintensifkan, posisi kita sekarang berada di posisi ke 6 jadi saya selaku sekda Kabupaten Wajo agar kegiatan ini berjalan simultan berharap mendukung kampanye campak dan rubella, kita berada pada posisi 92,80 % dan semestinya kita harus berada pada posisi 95% . Para camat agar menggerakkan aparat di lingkungannya kerjasama dengan Puskesmas untuk mengadakan himbauan dan advokasi kepada masyarakat Menutup sambutannya. (Humas Pemkab Wajo)
Reporter : Takbir
Editor : Andi Aswin, M
Adapun harapan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Dr. Asri Idrus, M.Kes pada acara ini mengatakan pada hari ini dilakukan monitoring dan evaluasi hasil kegiatan pelaksanaan kampanye campak dan Rubella, Di Wajo ternyata bahwa kita masih di bawah target yang ditetapkan oleh pusat sehingga kita berada di urutan kelima , jadi dengan adanya monitoring dan evaluasi dari Bapak Sekda yang langsung memberikan sambutan pengarahan kita harapkan bahwa kedepannya sudah betul-betul ada dorongan dari aparat pemerintah daerah setempat untuk mensukseskan acara ini.
Adapun sambutan Bapak Sekretaris Daerah H. Amiruddin A, S.Sos.,M.M. mengatakan wajib kita semua pemerintah untuk mendukung terlaksananya kampanye agar Indonesia terhindar dari penyakit campak dan rubella kita harus mengantisipasi dengan upaya upaya dini.
Dan sangat menyambut baik acara pada hari ini di mana kegiatan pertemuan ini merupakan langkah positif dalam mencegah penyakit campak dan rubella, serta sedapat mungkin mengadvokasi masyarakat supaya masyarakat bisa melaksanakan kegiatan ini dan tak terlepas dari upaya daripada Dinas kesehatan sendiri, diharapkan partisipasi aktif untuk mengedukasi mengadvokasi kepada pihak terkait supaya bisa diterima baik masyarakat, orang tua siswa disertai keihlasan untuk mencegah penyakit campak dan rubella, karena ini termasuk penyakit berbahaya karena bisa menimbulkan kecacatan, tuli kelainan jantung juga bisa mengakibatkan kematian dan berdampak pada perkembangan anak yang menjadi penerus generasi kita.
Jadi upaya pencegahan lebih baik karena biayanya lebih murah dibanding mengobati, tugas kita sebagai pemerintahan hadir melindungi warga yang terkena campak dan rubela, di Kabupaten Wajo ada yang terjangkit jadi ada potensi yang bisa menular jadi harus ada tindakan pencegahan dan mengantisipasi secara dini, jadi kita harus kerja tuntas untuk mengakhiri memutus rantai penyebaran campak dan rubella, mendukung program imunisasi campak rubella untuk usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun.
Dan diharapkan kepada UPTD bahu-membahu mengintensifkan, posisi kita sekarang berada di posisi ke 6 jadi saya selaku sekda Kabupaten Wajo agar kegiatan ini berjalan simultan berharap mendukung kampanye campak dan rubella, kita berada pada posisi 92,80 % dan semestinya kita harus berada pada posisi 95% . Para camat agar menggerakkan aparat di lingkungannya kerjasama dengan Puskesmas untuk mengadakan himbauan dan advokasi kepada masyarakat Menutup sambutannya. (Humas Pemkab Wajo)
Reporter : Takbir
Editor : Andi Aswin, M


Posted by 




Emoticon