Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini melibatkan 5 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kabupaten Soppeng yakni Slb 1 Soppeng, Slb Mainong, Slb Takalala, Slb Asadiyah Cabbeng dan Slb Yppab Ganra. Beberapa penyandang disabilitas menampilkan kebolehan mereka membaca puisi dan fashion show.
Dimana Bupati Soppeng, H Andi Kaswadi Razak mengatakan bahwa, kegiaatan yang diselenggrakan oleh mahasiswan UNM ini merupakan kegiatan positif yang dapat membuka mata kita semua bahwa masih ada disoppeng anak yg tidak sempurna ( disabilitas )yg membutuhkan bantuan kita dan dengan kegiatan ini pula dapat membuat kita lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang ini.
Sekarang SLB merupakan kewenangan provinsi, namun tidak berarti pemda lepas bgitu saja, walaupun diambil alih oleh provinsi tetapi kita tetap memperhatikan mereka dan memberikan bantuan kepada mereka.
Saya harap dinas sosial agar tahun 2019 memprogramkan membuatkan kaki palsu kepada warga kita yg punya kaki buntung sehingga mereka dapat beraktivitas seperti kita.
Sementara ketua panitia, adipati juanda menyampaikan bahwa
peringatan hari disabilitis internasional di Kabupaten Soppeng merupakan even pertama yang diselenggarakan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak kita melihat bagaiamana kehidupan mereka, sehingga kita dapat termotivasi untuk lebih peduli kepada mereka dan tidak ada lg deskriminasi untuk kaum penyandang disabilitas.
Disabilitas tidak menjadi halangan bagi mereka untuk menjadi seperti kita, mereka juga dapat menjadi orang hebat dan sukses.
Reporter : Kamaruddin
Editor : Andi Aswin, M


Posted by 




Emoticon