WARTAWAJO.NET,SOPPENG - Malam Pergelaran Musik seni dan Budaya dilaksanakan di lapangan Gasis Watansoppeng.
Persembahan ini turut memaknai Festival La Galigo Internasional di Kabupaten Soppeng, yang di persembahkan oleh Guru guru para Alumni sekolah Budaya Bugis Latemmamala Kabupaten Soppeng.
Dalam konsep cerita, Meong Mpalo Karrellae adalah cerita rakyat yang sangat populer, di sebabkan di kaitkan dengan cerita Sariwegading dalam epos Lagaligo Meong Mpalo Karrellae,juga cerita rakyat yang terkait dengan Dewi Sahying Sri (Dewi padi) karna itu dalam pandangan orang bugis hingga sekarang, sangat menghargai kucing, terutama jika berkendara jika menginjak kucing atau menambrak kucing, makanya biasa berhenti kemudian menguburkannya.
Koordinator guru guru para Alumni Sekolah Budaya Bugis Latemmamala Kabupaten soppeng.
Bahwa dalam alur cerita ini, adalah Pementasan Opera Bugis Meong Mpalo Karrellae, tidak sepenuhnya mengambil satu cerita saja,tetapi hanya sebagian saja, cerita di bangun dengan Gerak Tari Silat, dan teater ,di sertai dengan lagu dan musik, bahkan beberapa di masukkann unsur komedi supaya tidak seperti sosiodrama atau sendra tari, pada bgian tertentu, ada bagian yang tertentu, ada bagian yang dramatis, sehingga memang merupakan pertunjukan Opera .Disebut opera Bugis,sebab selain tema, cerita rakyat bugis ,juga sebagian menggunakan bahasa bugis yang di mainkan oleh guru guru Alumni Sekolah bugis Latemmamala Kabupaten soppeng, tuturnya.
Sebagai Penanggung jawab dalan Opera Bugis Meong Mpalo Karellae, Kadis Pendidikan Kabupaten Soppeng
Sedangkan naskah opera di susun oleh Dr. H.Ajiep Padindang, SE.MM, Pengarah Pentas , Dr. Karim, S.Pd. M.Pd. dan Tim Anreguru Sekolah bugis Latemmamala, di persembahkan untuk turut memaknai Festival I Lagaligo Internasional di Kabupaten Soppeng.
Kabiro Soppeng : Rosdiana Hadi, S.Sos.
Editor : Andi Aswin Maramat
Malam Pergelaran Musik Seni dan Budaya di Kabupaten Soppeng

Sabtu, 22 Desember 2018
Share This Article :

Posted by 


Emoticon