SOPPENG- Kegiatan Dzikir dan Doa bersama dilaksanakan di Mesjid Nurul Hidayah Mario, Desa Bulue Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.Turut hadir Kepala Desa Bulue bersama jajarannya, Ketua Tim penggerak PPK Desa Bulue bersama anggota, Bripka Ibrahim Bhabinkamtibmas Desa Bulue dan Desa Laringgi Polsek Marioriawa, Asmulyadi Babinsa Koramil 1423-02 Marioriawa, Penyuluh Agama Desa Bulue Mirna Wati S.PdI, Ketua Majelis Taklim dan anggota setiap dusun dan Masyarakat Desa Bulue, 31/12/2018.
Dalam pencerahan Imam Mesjid Desa Bulue Marsida S.PdI mengatakan bahwa Dzikir ini dilaksanakan semoga kita Desa Bulue terhindar dari bencana dan Indonesia secara umum dan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Adapun sambutan Desa Bulue, Abdul Majid,SE mengatakan zikir dan Doa Bersama adalah himbauan Gubernur Sulawesi Selatan dan ditindaklanjuti oleh Bupati Soppeng, dilaksanakan di mesjid ini, dimana musibah yang terjadi di Indonesia mudah mudahan kita dijauhkan dari musibah tersebut, semoga di tahun 2018 bila ada kesalahan untuk mengoreksi diri memperbaiki di tahun 2019.
Lanjutnya, kita harus berlaku baik kepada tetangga, masyarakat, selain berdzikir dihimbau anak-anak muda untuk menghindari kegiatan mengganggu ketenangan masyarakat, dilarang pawai, memakai kendaraan yang bisa menimbulkan masyarakat terganggu, meniup terompet, petasan dan menabuh lonceng.
Termasuk hiburan malam yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Mulailah berbenah diri merencanakan sesuatu lebih baik ke depan, yaitu akan dilakukan magrib mengaji bergilir setiap mesjid di Desa Bulue, program ini dapat terealisasi dengan kerjasama yang baik aparat dan masyarakat.
Penyampaian maaf apabila dalam pemerintahannya ada pelayanan, kata atau tindakan yang menyebabkan tersinggung atau kecewa akan ketidakpuasan keinginan dan kemauannya, kami selalu berada di koridor sesuai aturan, mohon di maafkan.
Semoga apa yang dilakukan mendapat berkah dari Allah SWT selamat dunia akhirat, demiakian akhir sambutan kepala Desa Bulue Abdul Majid SE, dimana Dzikir ditutup dengan doa oleh Imam Mesjid Marsida S.Pd.I. Adapun yang memandu Dzikiir adalah anggota Majelis Dzikir Raodhatul Jannah Kabupaten Soppeng Hawaya, S.Pd.
Adapun sambutan Desa Bulue, Abdul Majid,SE mengatakan zikir dan Doa Bersama adalah himbauan Gubernur Sulawesi Selatan dan ditindaklanjuti oleh Bupati Soppeng, dilaksanakan di mesjid ini, dimana musibah yang terjadi di Indonesia mudah mudahan kita dijauhkan dari musibah tersebut, semoga di tahun 2018 bila ada kesalahan untuk mengoreksi diri memperbaiki di tahun 2019.
Lanjutnya, kita harus berlaku baik kepada tetangga, masyarakat, selain berdzikir dihimbau anak-anak muda untuk menghindari kegiatan mengganggu ketenangan masyarakat, dilarang pawai, memakai kendaraan yang bisa menimbulkan masyarakat terganggu, meniup terompet, petasan dan menabuh lonceng.
Termasuk hiburan malam yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Mulailah berbenah diri merencanakan sesuatu lebih baik ke depan, yaitu akan dilakukan magrib mengaji bergilir setiap mesjid di Desa Bulue, program ini dapat terealisasi dengan kerjasama yang baik aparat dan masyarakat.
Penyampaian maaf apabila dalam pemerintahannya ada pelayanan, kata atau tindakan yang menyebabkan tersinggung atau kecewa akan ketidakpuasan keinginan dan kemauannya, kami selalu berada di koridor sesuai aturan, mohon di maafkan.
Semoga apa yang dilakukan mendapat berkah dari Allah SWT selamat dunia akhirat, demiakian akhir sambutan kepala Desa Bulue Abdul Majid SE, dimana Dzikir ditutup dengan doa oleh Imam Mesjid Marsida S.Pd.I. Adapun yang memandu Dzikiir adalah anggota Majelis Dzikir Raodhatul Jannah Kabupaten Soppeng Hawaya, S.Pd.


Posted by 





Emoticon